Latihan VO2MAX Ala Fun (Basket) Bareng Anak Kelas 11#Part1

Bersama rumpun kedinasan kelas 11
Beberapa waktu lalu, saya coba sesuatu yang beda saat
ngelatih anak-anak kelas 11 yang ikut kelas rumpun kedinasan. Seperti kita
tahu, salah satu tes penting yang harus mereka hadapi nanti adalah lari 12
menit — bukan lari iseng, tapi lari sejauh dan sekuat mungkin selama 12
menit tanpa henti. Nah, biar kuat lari begitu, tentu VO2MAX mereka harus
dilatih — artinya paru-paru dan daya tahan tubuhnya harus naik level.
Tapi jujur saja, kalau latihannya cuma lari bolak-balik
tiap pekan, lama-lama ya... bosen juga. Maka saya coba pendekatan lain: latihan
yang dibungkus permainan, biar tetap capek, tapi gak kerasa kayak disuruh.
Game Sederhana: Masukkan Bola ke Ring
Alat yang saya siapkan juga simpel:
- 1 bola basket
- 1 ring basket
- Stopwatch
- Peluit
- Semangat dan sedikit kompetisi sehat
Saya bagi mereka jadi dua kelompok:
Tim Merah dan Tim Biru, masing-masing 5 orang.
Jarak dari garis start ke ring basket sekitar 15
meter. Lalu saya beri instruksi:
“Selama 3 menit, tiap tim gantian lari ke depan, ambil
bola, dan coba masukkan ke ring sebanyak mungkin. Yang paling banyak masuk,
menang. Yang kalah? Siap-siap dapat ‘bonus’ dari tim lawan nanti.”
Begitu peluit saya tiup, langsung mereka mulai.
Lari – ambil bola – lempar.
Lari lagi – gantian – lempar lagi.
Tapi yang lucu, di awal-awal gak ada yang masuk!
Bola mental ke papan, ke tepi ring, ada juga yang kayaknya niat banget
lemparnya tapi malah ngaco. Sampai saya denger satu anak nyeletuk, “Waduh ini
ring-nya yang kurang gede atau akunya yang kurang mahir ya, Pak?” 😅
Waktu terus berjalan. Mereka makin semangat — bukan cuma
karena pengen menang, tapi karena udah kepalang greget. Dan akhirnya...
Hasil
akhir:
- Tim Merah
berhasil memasukkan 8 bola
- Tim Biru hanya
5 bola
Tim Merah pun menang, dan seperti yang disepakati, Tim
Biru harus memberikan “bonus”... alias gendong salah satu anggota tim Merah
keliling lapangan. Yang digendong? Tentu yang paling berat — dan itu sudah jadi
hiburan tambahan buat semuanya 😄
Walaupun bentuknya permainan, mereka sebenarnya sudah
melakukan latihan VO2MAX: bergerak cepat, bergantian tanpa banyak jeda, dengan
jarak yang cukup menantang. Tapi karena dikemas dengan suasana santai, latihan
terasa lebih ringan — dan yang terpenting: tetap jalan.
Satu hal yang saya tekankan di akhir sesi itu:
“Ingat ya, tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan. Hari
ini mungkin kalian ngos-ngosan sambil ketawa, tapi siapa tahu, latihan
beginilah yang bikin kalian lolos masuk sekolah kedinasan nanti.”
InsyaAllah saya lanjutkan lagi sesi berikutnya. Masih banyak ide permainan ringan yang tetap bisa bantu anak-anak kuat fisik tanpa kehilangan semangat. Karena kalau hati senang, badan pun lebih ringan diajak kerja.(irb)
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar