Super Camp 2024: Cerita dari Balik Layar
Katanya, “kalau sukses melaksanakan tugas, ya pasti dipakai terus. Kalau gagal, ya langsung dinilai jelek.” Kalimat itu kadang terngiang di kepala saya. Namanya juga mengabdi, di manapun tempatnya pasti ada tekanannya masing-masing. Begitu juga di tempat saya berkarya. Agenda kegiatan banyak sekali, tapi kali ini saya ingin cerita khusus tentang Super Camp 2024 . Buat yang belum tahu, Super Camp ini semacam kegiatan “meluruskan rel” atau kalau pakai istilah gampangnya, “nyamain frekuensi” sesuai arahan pimpinan. Tahun ini saya kebagian tugas jadi pemandu acara . Kegiatan berlangsung dua hari, dan sudah bisa ditebak: butuh kinerja panitia yang benar-benar total. Di sie acara, komando dipegang Mbak Sitta, dengan anggota saya, Fuaidah, ustadzah Ayu, ustadzah Mudrika, dan ustad Yogi. Sehari sebelum acara, kami team aca...