Catatan Gowes: Hampir Tumbang di Dekat Pasar Lawang

        


Tanggal 13 Juli 2025 saya mencoba menantang diri dengan gowes dari Purwosari – Singosari. Jarak totalnya sekitar 65 km dengan elevasi 762 meter. Sejak berangkat semangat masih tinggi, kayuhan terasa enteng, dan jalanan juga cukup ramah meski sesekali menanjak.


        Semua masih baik-baik saja sampai akhirnya rute mulai mengarah balik ke Purwosari. Tepatnya melewati Pasar Lawang, tubuh tiba-tiba mulai terasa aneh. Nafas jadi pendek, tangan gemetar, kepala agak ringan seolah mau pingsan.


        Karena kondisi sudah nggak memungkinkan, saya langsung belok ke Indomaret dekat pasar. Duduk sebentar, ambil napas panjang, lalu beli roti sama Pocari Sweat. Begitu minum, rasanya luar biasa segar, seperti langsung mengisi ulang tenaga yang hilang.

        Setelah agak tenang, saya lanjut kayuhan pelan-pelan ke Purwosari. Walau sisa perjalanan terasa berat, ada perasaan lega karena bisa melewati titik terendah itu.

        Dari pengalaman ini saya sadar, gowes bukan cuma soal kuat menempuh jarak atau kecepatan. Kadang justru tentang bagaimana kita bisa mendengar tubuh sendiri dan berani berhenti ketika memang butuh. Dan momen “ngedrop” di Indomaret Pasar Lawang itu bakal jadi cerita gowes yang susah dilupain. (irb) 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Layar Ujian TKA Hari Ini di SMA Bayt Al Hikmah: Persiapan hingga Realitas di Lapangan

Dua Hari Bersama TKA: Dari Komputer Lemot, Kunci Ketlisut, Misteri Soal No 25 hingga Kunjungan Gus Amak

Belajar Menikmati Pahit: Cerita Saya dengan Kopi Tanpa Gula